Program Pembelajaran · SMP
Contoh Program Pembelajaran IPA SMP Kelas 8 Kurikulum Merdeka 2026/2027
Kebanyakan contoh Prota dan Promes yang beredar hanya kerangka format. Di halaman ini Bapak/Ibu bisa melihat satu contoh utuh yang saling nyambung, dari Capaian Pembelajaran sampai Program Semester, untuk IPA Kelas 8, lengkap dengan cara menghitung JP-nya.
Apa Isi Program Pembelajaran?
Program pembelajaran adalah rangkaian dokumen perencanaan satu mapel untuk satu tahun ajaran: CP → TP → ATP → Prota → Promes. Setiap dokumen disusun dari dokumen sebelumnya, jadi kalau ATP berubah, Prota dan Promes ikut disesuaikan.
- CP (Capaian Pembelajaran): target akhir fase dari pemerintah. IPA Kelas 8 masuk Fase D.
- TP (Tujuan Pembelajaran): CP diturunkan menjadi tujuan terukur untuk satu kelas. Contoh ini punya 29 TP.
- ATP (Alur Tujuan Pembelajaran): TP dikelompokkan menjadi 11 topik dan diurutkan dari prasyarat ke lanjutan.
- Prota (Program Tahunan): topik dibagi ke semester 1 dan 2 dengan alokasi JP.
- Promes (Program Semester): topik ditempatkan ke bulan dan minggu efektif.
Contoh ATP IPA Kelas 8
Tujuan pembelajaran diturunkan dari CP IPA Fase D dan disusun mengikuti urutan bab buku siswa IPA Kelas VIII. Kolom JP di ATP masih berupa perkiraan kebutuhan tiap tujuan pembelajaran (total 91 JP). Angka ini akan disesuaikan dengan jam yang benar-benar tersedia di Prota.
Alur Tujuan Pembelajaran
ATP IPA Kelas 8
A. Capaian Pembelajaran
Pemahaman IPA
Pada akhir fase D, peserta didik mampu melakukan klasifikasi makhluk hidup dan benda berdasarkan karakteristik yang diamati, mengidentifikasi sifat dan karakteristik zat, membedakan perubahan fisik dan kimia serta memisahkan campuran sederhana. Peserta didik dapat mendeskripsikan atom dan senyawa sebagai unit terkecil penyusun materi serta sel sebagai unit terkecil penyusun makhluk hidup, mengidentifikasi sistem organisasi kehidupan serta melakukan analisis untuk menemukan keterkaitan sistem organ dengan fungsinya serta kelainan atau gangguan yang muncul pada sistem organ tertentu (sistem pencernaan, sistem peredaran darah, sistem pernafasan dan sistem reproduksi). Peserta didik mengidentifikasi interaksi antar makhluk hidup dan lingkungannya, serta dapat merancang upaya-upaya mencegah dan mengatasi pencemaran dan perubahan iklim. Peserta didik mengidentifikasi pewarisan sifat dan penerapan bioteknologi dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik mampu melakukan pengukuran terhadap aspek fisis yang mereka temui dan memanfaatkan ragam gerak dan gaya (force), memahami hubungan konsep usaha dan energi, mengukur besaran suhu yang diakibatkan oleh energi kalor yang diberikan, sekaligus dapat membedakan isolator dan konduktor kalor. Peserta didik memahami gerak, gaya dan tekanan, termasuk pesawat sederhana. Peserta didik memahami getaran dan gelombang, pemantulan dan pembiasan cahaya termasuk alat-alat optik sederhana yang sering dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik dapat membuat rangkaian listrik sederhana, memahami gejala kemagnetan dan kelistrikan untuk menyelesaikan tantangan atau masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik mengelaborasikan pemahamannya tentang posisi relatif bumi-bulan-matahari dalam sistem tata surya dan memahami struktur lapisan bumi untuk menjelaskan fenomena alam yang terjadi dalam rangka mitigasi bencana. Peserta didik mengenal pH sebagai ukuran sifat keasaman suatu zat serta menggunakannya untuk mengelompokkan materi (asam-basa berdasarkan pH nya). Dengan pemahaman ini peserta didik mengenali sifat fisika dan kimia tanah serta hubungannya dengan organisme serta pelestarian lingkungan. Peserta didik memiliki keteguhan dalam mengambil keputusan yang benar untuk menghindari zat aditif dan adiktif yang membahayakan dirinya dan lingkungan.
Keterampilan Proses
1. Mengamati: Menggunakan berbagai alat bantu dalam melakukan pengukuran dan pengamatan. Memperhatikan detail yang relevan dari objek yang diamati. 2. Mempertanyakan dan memprediksi: Secara mandiri, peserta didik dapat mengajukan pertanyaan lebih lanjut untuk memperjelas hasil pengamatan dan membuat prediksi tentang penyelidikan ilmiah. 3. Merencanakan dan melakukan penyelidikan: Peserta didik merencanakan dan melakukan langkah-langkah operasional berdasarkan referensi yang benar untuk menjawab pertanyaan. Dalam penyelidikan, peserta didik menggunakan berbagai jenis variabel untuk membuktikan prediksi. 4. Memproses, menganalisis data dan informasi: Menyajikan data dalam bentuk tabel, grafik, dan model serta menjelaskan hasil pengamatan dan pola atau hubungan pada data secara digital atau non digital. Mengumpulkan data dari penyelidikan yang dilakukannya, menggunakan data sekunder, serta menggunakan pemahaman sains untuk mengidentifikasi hubungan dan menarik kesimpulan berdasarkan bukti ilmiah. 5. Mengevaluasi dan refleksi: Mengevaluasi kesimpulan melalui perbandingan dengan teori yang ada. Menunjukkan kelebihan dan kekurangan proses penyelidikan dan efeknya pada data. Menunjukkan permasalahan pada metodologi. 6. Mengomunikasikan hasil: Mengomunikasikan hasil penyelidikan secara utuh yang ditunjang dengan argumen, bahasa serta konvensi sains yang sesuai konteks penyelidikan. Menunjukkan pola berpikir sistematis sesuai format yang ditentukan.
Sumber: Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran, Lampiran II
B. Alur Tujuan Pembelajaran
| No | Topik | Tujuan Pembelajaran | Elemen | JP |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Zat Gizi dan Pencernaan Makanan Bab 1 · 12 JP | 1. Murid dapat mengidentifikasi zat gizi dalam makanan dan fungsinya bagi tubuh manusia. | Pemahaman IPA | 3 |
| 2. Murid dapat mendeskripsikan struktur dan fungsi organ-organ dalam sistem pencernaan manusia. | Pemahaman IPA | 3 | ||
| 3. Murid dapat menjelaskan proses pencernaan makanan dari mulut hingga usus halus. | Pemahaman IPA | 4 | ||
| 4. Murid dapat menggunakan alat bantu dalam melakukan pengukuran dan pengamatan dengan cermat terhadap detail yang relevan. | Keterampilan Proses | 2 | ||
| 2 | Sistem Peredaran Darah dan Kelainannya Bab 1 · 8 JP | 5. Murid dapat mendeskripsikan struktur dan fungsi jantung serta pembuluh darah dalam sistem peredaran darah. | Pemahaman IPA | 3 |
| 6. Murid dapat menganalisis penyebab dan gejala kelainan atau gangguan pada sistem pencernaan dan sistem peredaran darah. | Pemahaman IPA | 3 | ||
| 7. Murid dapat mengajukan pertanyaan lanjutan untuk memperjelas hasil pengamatan dan membuat prediksi pada penyelidikan ilmiah. | Keterampilan Proses | 2 | ||
| 3 | Sistem Pernapasan dan Pertukaran Gas Bab 2 · 8 JP | 8. Murid dapat mendeskripsikan struktur dan fungsi organ-organ dalam sistem pernapasan manusia. | Pemahaman IPA | 3 |
| 9. Murid dapat menjelaskan mekanisme proses pertukaran gas pada sistem pernapasan. | Pemahaman IPA | 3 | ||
| 10. Murid dapat merencanakan dan melakukan penyelidikan dengan langkah-langkah operasional yang sistematis menggunakan berbagai jenis variabel. | Keterampilan Proses | 2 | ||
| 4 | Sistem Ekskresi dan Kelainannya Bab 2 · 8 JP | 11. Murid dapat mengidentifikasi organ-organ dalam sistem ekskresi dan fungsinya dalam membuang limbah metabolisme tubuh. | Pemahaman IPA | 3 |
| 12. Murid dapat menganalisis penyebab dan gejala kelainan atau gangguan pada sistem pernapasan dan sistem ekskresi. | Pemahaman IPA | 3 | ||
| 13. Murid dapat menyajikan data dalam bentuk tabel, grafik, dan model serta menjelaskan pola dan hubungan pada data. | Keterampilan Proses | 2 | ||
| 5 | Usaha dan Energi dalam Kehidupan Sehari-hari Bab 3 · 9 JP | 14. Murid dapat menerapkan konsep usaha dalam konteks kehidupan sehari-hari dan membedakan usaha positif dan negatif. | Pemahaman IPA | 3 |
| 15. Murid dapat mengidentifikasi berbagai bentuk energi dan menjelaskan hubungan antara usaha dan perubahan energi. | Pemahaman IPA | 4 | ||
| 16. Murid dapat mengumpulkan data dari penyelidikan dan data sekunder, kemudian mengidentifikasi hubungan dan menarik kesimpulan berdasarkan bukti ilmiah. | Keterampilan Proses | 2 | ||
| 6 | Pesawat Sederhana dan Penerapannya Bab 3 · 6 JP | 17. Murid dapat menganalisis prinsip kerja pesawat sederhana dan menerapkannya untuk mengatasi masalah teknis. | Pemahaman IPA | 4 |
| 18. Murid dapat mengevaluasi kesimpulan melalui perbandingan dengan teori dan menunjukkan kelebihan serta kekurangan metodologi penyelidikan. | Keterampilan Proses | 2 | ||
| 7 | Tekanan pada Zat Padat Bab 4 · 6 JP | 19. Murid dapat menghitung tekanan pada zat padat dan menganalisis penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. | Pemahaman IPA | 4 |
| 20. Murid dapat mengomunikasikan hasil penyelidikan secara utuh dengan argumen, bahasa, dan konvensi sains yang sesuai konteks. | Keterampilan Proses | 2 | ||
| 8 | Tekanan pada Zat Cair dan Gas Bab 4 · 8 JP | 21. Murid dapat menjelaskan tekanan pada zat cair dan mengidentifikasi penerapannya dalam teknologi dan peralatan. | Pemahaman IPA | 4 |
| 22. Murid dapat menganalisis tekanan gas dan menerapkannya dalam perangkat atau sistem tekanan gas. | Pemahaman IPA | 4 | ||
| 9 | Gelombang dan Cahaya Bab 5 · 8 JP | 23. Murid dapat mendeskripsikan karakteristik gelombang dan mengidentifikasi jenis-jenis gelombang dalam kehidupan sehari-hari. | Pemahaman IPA | 4 |
| 24. Murid dapat menjelaskan pemantulan dan pembiasan cahaya serta menganalisis penerapannya pada alat-alat optik sederhana. | Pemahaman IPA | 4 | ||
| 10 | Pemisahan Campuran Bab 6 · 7 JP | 25. Murid dapat mengidentifikasi campuran homogen dan heterogen serta membedakan campuran dari senyawa murni. | Pemahaman IPA | 3 |
| 26. Murid dapat memilih dan menerapkan metode pemisahan campuran yang tepat berdasarkan karakteristik komponen-komponennya. | Pemahaman IPA | 4 | ||
| 11 | Tanah dan Pelestarian untuk Kehidupan Berkelanjutan Bab 7 · 11 JP | 27. Murid dapat mengidentifikasi komponen-komponen tanah dan menjelaskan profil tanah dari berbagai lapisan. | Pemahaman IPA | 3 |
| 28. Murid dapat menganalisis sifat-sifat fisika dan kimia tanah serta hubungannya dengan jenis organisme yang hidup di dalamnya. | Pemahaman IPA | 4 | ||
| 29. Murid dapat merancang upaya pelestarian tanah untuk mencegah degradasi dan mendukung kehidupan berkelanjutan. | Pemahaman IPA | 4 | ||
| Jumlah | 91 | |||
11 topik · 1 JP = 40 menit. JP adalah perkiraan; penyesuaian dengan minggu efektif dilakukan di Prota dan Promes.
Mengetahui,
Kepala Sekolah Contoh
....................................
NIP. ........................
................, 13 Juli 2026
Guru Mata Pelajaran
....................................
NIP. ........................
Disusun dengan Soalin
Bagaimana Menghitung Minggu Efektif dan JP Tersedia?
JP tersedia = minggu efektif × JP per minggu. Minggu efektif adalah jumlah minggu dalam semester dikurangi minggu yang tidak dipakai mengajar, seperti asesmen tengah dan akhir semester atau libur.
| Semester | Minggu | Tidak efektif | Efektif | JP tersedia (5 JP/minggu) |
|---|---|---|---|---|
| 1 | 23 | 3 | 20 | 20 × 5 = 100 JP |
| 2 | 25 | 3 | 22 | 22 × 5 = 110 JP |
Contoh ini memakai kalender umum: semester 1 mulai minggu kedua Juli dan semester 2 mulai awal Januari. Satu minggu di tengah semester ditandai untuk asesmen tengah semester, dan dua minggu terakhir untuk asesmen akhir. Di sekolah Bapak/Ibu, ganti dengan tanggal dari kalender pendidikan daerah. IPA SMP dihitung 5 JP per minggu dengan 1 JP = 40 menit; sesuaikan dengan struktur kurikulum sekolah.
Contoh Prota IPA Kelas 8 2026/2027
Topik ATP dibagi berurutan ke dua semester, sebanding dengan JP tersedia: 5 topik di semester 1 dan 6 topik di semester 2. JP tiap tujuan pembelajaran lalu diskalakan dari perkiraan ATP (91 JP) menjadi 210 JP, sama dengan seluruh JP tersedia dalam setahun.
Program Tahunan
Prota IPA Kelas 8
A. Rincian Minggu Efektif
| Semester 1 | Minggu | Tidak efektif | Efektif |
|---|---|---|---|
| Juli 2026 | 3 | 0 | 3 |
| Agustus 2026 | 5 | 0 | 5 |
| September 2026 | 4 | 1 | 3 |
| Oktober 2026 | 4 | 0 | 4 |
| November 2026 | 5 | 0 | 5 |
| Desember 2026 | 2 | 2 | 0 |
| Jumlah | 23 | 3 | 20 |
JP tersedia: 20 minggu × 5 JP = 100 JP
| Semester 2 | Minggu | Tidak efektif | Efektif |
|---|---|---|---|
| Januari 2027 | 4 | 0 | 4 |
| Februari 2027 | 4 | 0 | 4 |
| Maret 2027 | 5 | 1 | 4 |
| April 2027 | 4 | 0 | 4 |
| Mei 2027 | 5 | 0 | 5 |
| Juni 2027 | 3 | 2 | 1 |
| Jumlah | 25 | 3 | 22 |
JP tersedia: 22 minggu × 5 JP = 110 JP
Minggu tidak efektif:
• 21–25 Sep 2026: STS (contoh) (asesmen)
• 7–11 Des 2026: SAS (contoh) (asesmen)
• 14–18 Des 2026: SAS (contoh) (asesmen)
• 22–26 Mar 2027: STS (contoh) (asesmen)
• 14–18 Jun 2027: SAT (contoh) (asesmen)
• 21–25 Jun 2027: SAT (contoh) (asesmen)
B. Program Tahunan
| Smt | No | Topik | Tujuan Pembelajaran | JP |
|---|---|---|---|---|
| 1 | 1 | Zat Gizi dan Pencernaan Makanan 27 JP | 1. Murid dapat mengidentifikasi zat gizi dalam makanan dan fungsinya bagi tubuh manusia. | 7 |
| 2. Murid dapat mendeskripsikan struktur dan fungsi organ-organ dalam sistem pencernaan manusia. | 7 | |||
| 3. Murid dapat menjelaskan proses pencernaan makanan dari mulut hingga usus halus. | 9 | |||
| 4. Murid dapat menggunakan alat bantu dalam melakukan pengukuran dan pengamatan dengan cermat terhadap detail yang relevan. | 4 | |||
| 2 | Sistem Peredaran Darah dan Kelainannya 18 JP | 5. Murid dapat mendeskripsikan struktur dan fungsi jantung serta pembuluh darah dalam sistem peredaran darah. | 7 | |
| 6. Murid dapat menganalisis penyebab dan gejala kelainan atau gangguan pada sistem pencernaan dan sistem peredaran darah. | 7 | |||
| 7. Murid dapat mengajukan pertanyaan lanjutan untuk memperjelas hasil pengamatan dan membuat prediksi pada penyelidikan ilmiah. | 4 | |||
| 3 | Sistem Pernapasan dan Pertukaran Gas 18 JP | 8. Murid dapat mendeskripsikan struktur dan fungsi organ-organ dalam sistem pernapasan manusia. | 7 | |
| 9. Murid dapat menjelaskan mekanisme proses pertukaran gas pada sistem pernapasan. | 7 | |||
| 10. Murid dapat merencanakan dan melakukan penyelidikan dengan langkah-langkah operasional yang sistematis menggunakan berbagai jenis variabel. | 4 | |||
| 4 | Sistem Ekskresi dan Kelainannya 18 JP | 11. Murid dapat mengidentifikasi organ-organ dalam sistem ekskresi dan fungsinya dalam membuang limbah metabolisme tubuh. | 7 | |
| 12. Murid dapat menganalisis penyebab dan gejala kelainan atau gangguan pada sistem pernapasan dan sistem ekskresi. | 7 | |||
| 13. Murid dapat menyajikan data dalam bentuk tabel, grafik, dan model serta menjelaskan pola dan hubungan pada data. | 4 | |||
| 5 | Usaha dan Energi dalam Kehidupan Sehari-hari 19 JP | 14. Murid dapat menerapkan konsep usaha dalam konteks kehidupan sehari-hari dan membedakan usaha positif dan negatif. | 6 | |
| 15. Murid dapat mengidentifikasi berbagai bentuk energi dan menjelaskan hubungan antara usaha dan perubahan energi. | 9 | |||
| 16. Murid dapat mengumpulkan data dari penyelidikan dan data sekunder, kemudian mengidentifikasi hubungan dan menarik kesimpulan berdasarkan bukti ilmiah. | 4 | |||
| Jumlah semester 1 | 100 | |||
| 2 | 6 | Pesawat Sederhana dan Penerapannya 15 JP | 17. Murid dapat menganalisis prinsip kerja pesawat sederhana dan menerapkannya untuk mengatasi masalah teknis. | 10 |
| 18. Murid dapat mengevaluasi kesimpulan melalui perbandingan dengan teori dan menunjukkan kelebihan serta kekurangan metodologi penyelidikan. | 5 | |||
| 7 | Tekanan pada Zat Padat 15 JP | 19. Murid dapat menghitung tekanan pada zat padat dan menganalisis penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. | 10 | |
| 20. Murid dapat mengomunikasikan hasil penyelidikan secara utuh dengan argumen, bahasa, dan konvensi sains yang sesuai konteks. | 5 | |||
| 8 | Tekanan pada Zat Cair dan Gas 20 JP | 21. Murid dapat menjelaskan tekanan pada zat cair dan mengidentifikasi penerapannya dalam teknologi dan peralatan. | 10 | |
| 22. Murid dapat menganalisis tekanan gas dan menerapkannya dalam perangkat atau sistem tekanan gas. | 10 | |||
| 9 | Gelombang dan Cahaya 19 JP | 23. Murid dapat mendeskripsikan karakteristik gelombang dan mengidentifikasi jenis-jenis gelombang dalam kehidupan sehari-hari. | 10 | |
| 24. Murid dapat menjelaskan pemantulan dan pembiasan cahaya serta menganalisis penerapannya pada alat-alat optik sederhana. | 9 | |||
| 10 | Pemisahan Campuran 16 JP | 25. Murid dapat mengidentifikasi campuran homogen dan heterogen serta membedakan campuran dari senyawa murni. | 7 | |
| 26. Murid dapat memilih dan menerapkan metode pemisahan campuran yang tepat berdasarkan karakteristik komponen-komponennya. | 9 | |||
| 11 | Tanah dan Pelestarian untuk Kehidupan Berkelanjutan 25 JP | 27. Murid dapat mengidentifikasi komponen-komponen tanah dan menjelaskan profil tanah dari berbagai lapisan. | 7 | |
| 28. Murid dapat menganalisis sifat-sifat fisika dan kimia tanah serta hubungannya dengan jenis organisme yang hidup di dalamnya. | 9 | |||
| 29. Murid dapat merancang upaya pelestarian tanah untuk mencegah degradasi dan mendukung kehidupan berkelanjutan. | 9 | |||
| Jumlah semester 2 | 110 | |||
| Jumlah setahun | 210 | |||
Mengetahui,
Kepala Sekolah Contoh
....................................
NIP. ........................
................, 13 Juli 2026
Guru Mata Pelajaran
....................................
NIP. ........................
Disusun dengan Soalin
Contoh Promes IPA Kelas 8 2026/2027
Setiap tujuan pembelajaran ditempatkan berurutan ke minggu efektif, 5 JP per minggu, dan melewati minggu yang tidak efektif. Angka di sel adalah JP pada minggu itu; kolom berwarna adalah minggu tidak efektif. Geser tabel ke samping di layar HP.
Program Semester
Promes IPA Kelas 8
Semester 1
| Topik / Tujuan Pembelajaran | JP | Juli | Agustus | September | Oktober | November | Desember | |||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 2 | 3 | 4 | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 1 | 2 | 3 | 4 | 1 | 2 | 3 | 4 | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 1 | 2 | ||
1. Zat Gizi dan Pencernaan Makanan27 JP · Jul mg 2 – Agu mg 3 | ||||||||||||||||||||||||
| 1. Murid dapat mengidentifikasi zat gizi dalam makanan dan fungsinya bagi tubuh manusia. | 7 | 5 | 2 | |||||||||||||||||||||
| 2. Murid dapat mendeskripsikan struktur dan fungsi organ-organ dalam sistem pencernaan manusia. | 7 | 3 | 4 | |||||||||||||||||||||
| 3. Murid dapat menjelaskan proses pencernaan makanan dari mulut hingga usus halus. | 9 | 1 | 5 | 3 | ||||||||||||||||||||
| 4. Murid dapat menggunakan alat bantu dalam melakukan pengukuran dan pengamatan dengan cermat terhadap detail yang relevan. | 4 | 2 | 2 | |||||||||||||||||||||
2. Sistem Peredaran Darah dan Kelainannya18 JP · Agu mg 3 – Sep mg 1 | ||||||||||||||||||||||||
| 5. Murid dapat mendeskripsikan struktur dan fungsi jantung serta pembuluh darah dalam sistem peredaran darah. | 7 | 3 | 4 | |||||||||||||||||||||
| 6. Murid dapat menganalisis penyebab dan gejala kelainan atau gangguan pada sistem pencernaan dan sistem peredaran darah. | 7 | 1 | 5 | 1 | ||||||||||||||||||||
| 7. Murid dapat mengajukan pertanyaan lanjutan untuk memperjelas hasil pengamatan dan membuat prediksi pada penyelidikan ilmiah. | 4 | 4 | ||||||||||||||||||||||
3. Sistem Pernapasan dan Pertukaran Gas18 JP · Sep mg 2 – Okt mg 2 | ||||||||||||||||||||||||
| 8. Murid dapat mendeskripsikan struktur dan fungsi organ-organ dalam sistem pernapasan manusia. | 7 | 5 | 2 | |||||||||||||||||||||
| 9. Murid dapat menjelaskan mekanisme proses pertukaran gas pada sistem pernapasan. | 7 | 3 | 4 | |||||||||||||||||||||
| 10. Murid dapat merencanakan dan melakukan penyelidikan dengan langkah-langkah operasional yang sistematis menggunakan berbagai jenis variabel. | 4 | 1 | 3 | |||||||||||||||||||||
4. Sistem Ekskresi dan Kelainannya18 JP · Okt mg 2 – Nov mg 2 | ||||||||||||||||||||||||
| 11. Murid dapat mengidentifikasi organ-organ dalam sistem ekskresi dan fungsinya dalam membuang limbah metabolisme tubuh. | 7 | 2 | 5 | |||||||||||||||||||||
| 12. Murid dapat menganalisis penyebab dan gejala kelainan atau gangguan pada sistem pernapasan dan sistem ekskresi. | 7 | 5 | 2 | |||||||||||||||||||||
| 13. Murid dapat menyajikan data dalam bentuk tabel, grafik, dan model serta menjelaskan pola dan hubungan pada data. | 4 | 3 | 1 | |||||||||||||||||||||
5. Usaha dan Energi dalam Kehidupan Sehari-hari19 JP · Nov mg 2 – Nov mg 5 | ||||||||||||||||||||||||
| 14. Murid dapat menerapkan konsep usaha dalam konteks kehidupan sehari-hari dan membedakan usaha positif dan negatif. | 6 | 4 | 2 | |||||||||||||||||||||
| 15. Murid dapat mengidentifikasi berbagai bentuk energi dan menjelaskan hubungan antara usaha dan perubahan energi. | 9 | 3 | 5 | 1 | ||||||||||||||||||||
| 16. Murid dapat mengumpulkan data dari penyelidikan dan data sekunder, kemudian mengidentifikasi hubungan dan menarik kesimpulan berdasarkan bukti ilmiah. | 4 | 4 | ||||||||||||||||||||||
| Jumlah | 100 | 5 | 5 | 5 | 5 | 5 | 5 | 5 | 5 | 5 | 5 | ASM | 5 | 5 | 5 | 5 | 5 | 5 | 5 | 5 | 5 | 5 | ASM | ASM |
Semester 2
| Topik / Tujuan Pembelajaran | JP | Januari | Februari | Maret | April | Mei | Juni | |||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 2 | 3 | 4 | 1 | 2 | 3 | 4 | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 1 | 2 | 3 | 4 | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 1 | 2 | 3 | ||
6. Pesawat Sederhana dan Penerapannya15 JP · Jan mg 1 – Jan mg 3 | ||||||||||||||||||||||||||
| 17. Murid dapat menganalisis prinsip kerja pesawat sederhana dan menerapkannya untuk mengatasi masalah teknis. | 10 | 5 | 5 | |||||||||||||||||||||||
| 18. Murid dapat mengevaluasi kesimpulan melalui perbandingan dengan teori dan menunjukkan kelebihan serta kekurangan metodologi penyelidikan. | 5 | 5 | ||||||||||||||||||||||||
7. Tekanan pada Zat Padat15 JP · Jan mg 4 – Feb mg 2 | ||||||||||||||||||||||||||
| 19. Murid dapat menghitung tekanan pada zat padat dan menganalisis penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. | 10 | 5 | 5 | |||||||||||||||||||||||
| 20. Murid dapat mengomunikasikan hasil penyelidikan secara utuh dengan argumen, bahasa, dan konvensi sains yang sesuai konteks. | 5 | 5 | ||||||||||||||||||||||||
8. Tekanan pada Zat Cair dan Gas20 JP · Feb mg 3 – Mar mg 2 | ||||||||||||||||||||||||||
| 21. Murid dapat menjelaskan tekanan pada zat cair dan mengidentifikasi penerapannya dalam teknologi dan peralatan. | 10 | 5 | 5 | |||||||||||||||||||||||
| 22. Murid dapat menganalisis tekanan gas dan menerapkannya dalam perangkat atau sistem tekanan gas. | 10 | 5 | 5 | |||||||||||||||||||||||
9. Gelombang dan Cahaya19 JP · Mar mg 3 – Apr mg 2 | ||||||||||||||||||||||||||
| 23. Murid dapat mendeskripsikan karakteristik gelombang dan mengidentifikasi jenis-jenis gelombang dalam kehidupan sehari-hari. | 10 | 5 | 5 | |||||||||||||||||||||||
| 24. Murid dapat menjelaskan pemantulan dan pembiasan cahaya serta menganalisis penerapannya pada alat-alat optik sederhana. | 9 | 5 | 4 | |||||||||||||||||||||||
10. Pemisahan Campuran16 JP · Apr mg 2 – Mei mg 1 | ||||||||||||||||||||||||||
| 25. Murid dapat mengidentifikasi campuran homogen dan heterogen serta membedakan campuran dari senyawa murni. | 7 | 1 | 5 | 1 | ||||||||||||||||||||||
| 26. Murid dapat memilih dan menerapkan metode pemisahan campuran yang tepat berdasarkan karakteristik komponen-komponennya. | 9 | 4 | 5 | |||||||||||||||||||||||
11. Tanah dan Pelestarian untuk Kehidupan Berkelanjutan25 JP · Mei mg 2 – Jun mg 1 | ||||||||||||||||||||||||||
| 27. Murid dapat mengidentifikasi komponen-komponen tanah dan menjelaskan profil tanah dari berbagai lapisan. | 7 | 5 | 2 | |||||||||||||||||||||||
| 28. Murid dapat menganalisis sifat-sifat fisika dan kimia tanah serta hubungannya dengan jenis organisme yang hidup di dalamnya. | 9 | 3 | 5 | 1 | ||||||||||||||||||||||
| 29. Murid dapat merancang upaya pelestarian tanah untuk mencegah degradasi dan mendukung kehidupan berkelanjutan. | 9 | 4 | 5 | |||||||||||||||||||||||
| Jumlah | 110 | 5 | 5 | 5 | 5 | 5 | 5 | 5 | 5 | 5 | 5 | 5 | ASM | 5 | 5 | 5 | 5 | 5 | 5 | 5 | 5 | 5 | 5 | 5 | ASM | ASM |
Angka di sel = JP pada minggu itu. Kolom berwarna = minggu tidak efektif: ASM asesmen (sts/sas/sat), LBS libur semester, LBN libur nasional/keagamaan, KGS kegiatan sekolah, LN lainnya.
Mengetahui,
Kepala Sekolah Contoh
....................................
NIP. ........................
................, 13 Juli 2026
Guru Mata Pelajaran
....................................
NIP. ........................
Disusun dengan Soalin
Unduh Contoh ATP, Prota, dan Promes (Word/PDF)
File Word bisa langsung disunting: ganti nama sekolah, tanggal, dan sesuaikan minggu efektif dengan kalender pendidikan daerah Bapak/Ibu. Kolom tanda tangan kepala sekolah dan guru sudah tersedia.
Susun program pembelajaran sendiri
Di Soalin, Bapak/Ibu cukup memilih mapel dan kelas, lalu CP resmi terisi otomatis, AI membantu menyusun TP dan ATP, dan Prota serta Promes dihitung dari kalender sekolah. Semua bisa disunting, lalu diunduh sebagai DOCX atau PDF lengkap dengan kolom tanda tangan.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apa bedanya ATP, Prota, dan Promes?
ATP (Alur Tujuan Pembelajaran) mengurutkan tujuan pembelajaran menjadi topik-topik dari prasyarat ke lanjutan. Prota (Program Tahunan) membagi topik ATP ke semester 1 dan 2 beserta alokasi JP-nya. Promes (Program Semester) menempatkan topik itu ke bulan dan minggu efektif. Ketiganya berurutan: Prota disusun dari ATP, Promes disusun dari Prota.
Apakah Prota dan Promes wajib di Kurikulum Merdeka?
Tergantung aturan daerah dan sekolah. Contohnya, Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Nomor 400.3/2876/101.1/2026 tentang kalender pendidikan 2026/2027 (Pasal 6 ayat 2) mewajibkan guru membuat Program Tahunan dan Program Semester pada permulaan semester. Cek kalender pendidikan daerah Bapak/Ibu atau tanyakan ke bagian kurikulum sekolah.
Berapa minggu efektif dalam satu semester?
Mengikuti kalender pendidikan daerah. Sebagai acuan, kalender pendidikan Jawa Timur 2026/2027 menetapkan paling sedikit 18 minggu efektif per semester dan 36 minggu setahun. Contoh di halaman ini memakai 20 minggu efektif di semester 1 dan 22 minggu di semester 2.
Kenapa JP di ATP berbeda dengan JP di Prota?
JP di ATP adalah perkiraan kebutuhan tiap tujuan pembelajaran. Di Prota, JP disesuaikan dengan JP yang benar-benar tersedia, yaitu minggu efektif dikali JP per minggu, supaya seluruh jam pelajaran dalam setahun terpakai dan Promes terisi penuh.
Bolehkah contoh ini dipakai langsung?
Pakai sebagai gambaran. Tanggal semester dan minggu asesmen di contoh ini adalah contoh umum, jadi perlu dicocokkan dengan kalender pendidikan daerah Bapak/Ibu, dan jumlah JP per minggu dengan struktur kurikulum sekolah.
Catatan: tujuan pembelajaran dan ATP di halaman ini adalah hasil AI Soalin yang belum disunting guru, disusun dari CP resmi (Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025). Prota dan Promes dihitung otomatis dari ATP dengan kalender contoh tahun ajaran 2026/2027.