Panduan Penilaian
Cara Menghitung Nilai Soal Pilihan Ganda dan Esai Berdasarkan Bobot
Gunakan kalkulator untuk memperoleh nilai akhir secara otomatis, lalu pelajari cara menentukan skor, bobot, dan rubrik esai agar penilaian konsisten serta mudah dijelaskan.
Jawaban singkat
Nilai pilihan ganda diperoleh dari jumlah jawaban benar dibagi jumlah soal lalu dikali 100. Nilai esai diperoleh dari skor yang didapat dibagi skor maksimal lalu dikali 100. Jika keduanya mempunyai bobot berbeda, kalikan masing-masing nilai dengan bobotnya, kemudian jumlahkan.
Kalkulator Gratis
Kalkulator Nilai Pilihan Ganda dan Esai
Isi skor dan bobot. Nilai akhir dihitung otomatis dalam skala 0–100.
Nilai PG
80
Kontribusi: 32
Nilai esai
50
Kontribusi: 30
Nilai akhir
Skala 0–100
Apa Perbedaan Skor, Nilai, dan Bobot?
Skor
Poin mentah yang diperoleh siswa, misalnya 16 jawaban benar atau 20 poin esai.
Nilai
Hasil konversi skor ke skala tertentu, umumnya skala 0–100.
Bobot
Besarnya kontribusi setiap bentuk soal terhadap nilai akhir.
Contohnya, siswa menjawab benar 16 dari 20 soal. Angka 16 adalah skor mentah, nilai pilihan gandanya adalah 80, sedangkan kontribusinya terhadap nilai akhir bergantung pada bobot pilihan ganda.
Cara Menghitung Nilai Pilihan Ganda
Jika seluruh soal pilihan ganda mempunyai skor yang sama dan tidak ada pengurangan untuk jawaban salah, gunakan rumus berikut:
Misalnya siswa menjawab benar 24 dari 30 soal. Nilainya adalah:
Jika setiap butir memiliki bobot berbeda, jumlahkan skor yang diperoleh terlebih dahulu, lalu bagi dengan jumlah skor maksimal.
Cara Menghitung Nilai Pilihan Ganda dan Esai
Hitung nilai setiap bentuk soal secara terpisah. Setelah itu, kalikan dengan bobot masing-masing dan jumlahkan untuk mendapatkan nilai akhir.
- B: jumlah jawaban PG benar
- J: jumlah soal PG
- S: skor esai yang diperoleh
- S maks: skor maksimal esai
- w PG: bobot pilihan ganda
- w E: bobot esai
Bagaimana Cara Menentukan Bobot Soal?
Tidak ada satu komposisi bobot yang wajib digunakan untuk semua ujian. Tentukan bobot berdasarkan tujuan asesmen, cakupan materi, kompleksitas jawaban, waktu pengerjaan, dan tingkat berpikir yang diukur.
Mulai dari tujuan pembelajaran
Berikan porsi lebih besar pada kompetensi yang paling penting untuk dibuktikan siswa.
Pertimbangkan kompleksitas
Butir yang membutuhkan beberapa langkah, alasan, atau analisis dapat memperoleh skor lebih besar.
Periksa cakupan materi
Pilihan ganda sering mencakup lebih banyak materi, sedangkan esai mengukur kedalaman jawaban.
Pastikan total 100%
Bobot seluruh bentuk soal harus berjumlah 100% agar nilai akhir mudah dihitung dan diaudit.
Buat pedoman sebelum mengoreksi
Tentukan bobot dan rubrik sebelum melihat jawaban siswa untuk mengurangi penilaian yang berubah-ubah.
Contoh, bukan aturan baku
Bobot 40% untuk pilihan ganda dan 60% untuk esai cocok bila asesmen lebih menekankan penalaran tertulis. Untuk asesmen dengan cakupan materi luas, komposisinya dapat berbeda.
Cara Memberikan Skor pada Jawaban Esai
Gunakan rubrik agar jawaban siswa dinilai menggunakan kriteria yang sama. Berikut contoh rubrik analitik dengan skor maksimal 10 untuk satu soal esai:
| Kriteria | Skor maksimal | Indikator |
|---|---|---|
| Ketepatan konsep | 4 | Konsep utama benar dan relevan dengan pertanyaan. |
| Proses atau langkah | 3 | Langkah penyelesaian logis dan dapat diikuti. |
| Alasan atau bukti | 2 | Kesimpulan didukung alasan, data, atau contoh. |
| Penyajian | 1 | Jawaban jelas, terstruktur, dan menggunakan istilah yang tepat. |
| Total | 10 | Sesuaikan indikator dengan tujuan soal. |
Contoh Menghitung Nilai Berdasarkan Bobot
Contoh 1: 20 PG dan 4 esai
PG benar 16 dari 20 dengan bobot 40%. Skor esai 20 dari maksimal 40 dengan bobot 60%.
Contoh 2: 30 PG dan 10 esai
PG benar 24 dari 30 dengan bobot 60%. Skor esai 42 dari maksimal 50 dengan bobot 40%.
Contoh 3: Menentukan skor setiap butir
Pilihan ganda dialokasikan maksimal 40 poin dan terdiri dari 20 soal dengan bobot sama. Setiap jawaban benar bernilai:
Kesalahan yang Sering Terjadi
Langsung menjumlahkan skor mentah
Skor PG dan esai memiliki skala berbeda sehingga harus dikonversi sebelum diberi bobot.
Bobot tidak berjumlah 100%
Kesalahan ini membuat nilai akhir terlalu besar atau terlalu kecil.
Menyamakan semua skor esai
Setiap butir esai dapat memiliki kompleksitas dan skor maksimal berbeda.
Membuat rubrik setelah melihat jawaban
Kriteria yang dibuat belakangan lebih mudah berubah mengikuti jawaban tertentu.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apakah bobot esai harus lebih besar?+
Tidak. Bobot ditentukan oleh tujuan, cakupan materi, kompleksitas, dan tingkat berpikir yang diukur. Esai tidak otomatis harus lebih berat.
Bagaimana jika ujian hanya pilihan ganda?+
Gunakan jumlah jawaban benar dibagi jumlah soal kemudian kalikan 100. Bobot pilihan ganda dapat diisi 100% dan bobot esai 0% pada kalkulator.
Apakah jawaban salah perlu dikurangi?+
Tidak selalu. Gunakan pengurangan nilai hanya jika aturan asesmen menetapkannya dan aturan tersebut sudah disampaikan kepada siswa sebelum ujian.
Bagaimana membulatkan nilai akhir?+
Simpan hasil perhitungan asli terlebih dahulu. Jika sekolah meminta pembulatan, gunakan aturan yang konsisten untuk seluruh siswa, misalnya maksimal dua angka desimal.
Buat Soal Lengkap dengan Kunci Jawaban
Buat soal pilihan ganda, esai, atau campuran sesuai mata pelajaran dan kelas. Setelah selesai, periksa kembali hasilnya dan edit langsung jika ada bagian yang perlu diperbaiki.
Buat Soal SekarangSumber rujukan
Prinsip pembobotan bentuk soal campuran mengacu pada materi Penilaian Hasil Belajar Kemendikdasmen yang mempertimbangkan cakupan materi dan kompleksitas jawaban.
Modul Penilaian Hasil Belajar — KemendikdasmenPanduan Penyusunan Soal
Kisi-Kisi Soal
Menyelaraskan tujuan, indikator, materi, level, dan bentuk soal.
Soal Pilihan Ganda
Pokok soal, opsi, kunci, dan pengecoh yang berfungsi.
Soal Esai
Pertanyaan terbuka, jawaban acuan, dan pedoman penskoran.
Soal LOTS
Mengukur kemampuan mengingat dan memahami konsep.
Soal MOTS
Mengukur kemampuan menerapkan konsep pada konteks baru.
Soal HOTS
Mengukur analisis, evaluasi, dan kreasi.
Asesmen Diagnostik
Memetakan kesiapan awal untuk menentukan tindak lanjut belajar.
Nilai PG dan Esai
Menghitung skor akhir dan menentukan bobot setiap bentuk soal.